Tempat Favoritku
by
pipih
- April 16, 2024
Memandangi muda-mudi berlalu-lalang dari atas sini satu-satunya hal yang kini sedang aku lakukan. Ada yang berlari takut tertinggal kelas, ada yang sedang mengobrol santai, ada yang sedang menikmati makan siangnya, bermacam-macam pokoknya.
Pemandangan seperti ini selalu bisa kutemukan di balkon lantai tiga depan sanggar pramuka kampusku.
Tempat ini menjadi salah satu tempat favoritku di area kampus. Letaknya yang menghadap langsung ke jalan utama menjadi nilai tambah tersendiri. Dari sini, aku bisa mengamati lalu lalang mahasiswa yang hilir mudik dari tempat parkir menuju gedung perkuliahan. Melihat hiruk pikuk aktivitas mereka seolah menjadi tontonan tersendiri yang tak pernah membosankan. Selalu memiliki kenyamanan tersendiri yang menenangkan pikiran. Angin semilir yang berhembus lembut seolah mengusir segala penat yang membebani kepala. Duduk di sini, sambil memandang orang-orang yang berlalu lalang dengan aktivitas masing-masing, memberikanku sudut pandang baru dalam melihat kehidupan.
Terkadang, aku hanya duduk diam di sini, membiarkan pikiranku menerawang jauh. Mengamati bagaimana muda-mudi itu sibuk dengan urusannya masing-masing, berlarian dengan tergesa-gesa mengejar kelas, atau sekedar duduk santai menikmati waktu luang. Siapa sangka, hanya dengan melihat aktivitas sederhana itu, menjadi salah satu caraku untuk menenangkan diri dari kepenatan rutinitas dan aku bisa mendapatkan inspirasi dan motivasi baru dalam menjalani hari-hariku.
Namun, bukan hanya karena pemandangan itu saja yang membuatnya istimewa. Tempat ini menyimpan kenangan tersendiri bagiku yang membuatnya memiliki nilai lebih. Di sinilah, aku pertama kali berbincang cukup lama dengan seseorang yang kukenal. Obrolan ringan kala itu mengalir begitu saja. Sejak saat itu, tempat ini seakan menjadi tempat istimewa untuk dapat mengobrol dengannya lagi.
Meskipun kini aku sudah jarang bertemu dengannya, tapi setiap kali duduk di sini, kenangan itu selalu berputar dalam ingatan. Senyum dan suaranya, semuanya terngiang jelas. Tempat ini seperti jendela waktu yang membawaku kembali ke masa itu, masa di mana aku dapat mengungkapkan perasaanku dan mengobrol dengannya tanpa beban.
Namun di sisi lain, tempat ini juga selalu mengingatkan untuk mensyukuri apa yang kumiliki saat ini. Melihat muda-mudi yang begitu sibuk dengan rutinitas mereka, membuatku menyadari betapa beruntungnya aku masih memiliki waktu untuk sekedar duduk menikmati pemandangan seperti ini.
Tempat favorit ini akan selalu menjadi tempat istimewa dalam hati. Sebuah tempat yang memberi ruang untuk menenangkan diri, dan mengingatkanku untuk selalu mensyukuri apa yang kumiliki. Tempat ini bagaikan mikrokosmos kehidupan itu sendiri, di mana aku bisa melihat betapa beragamnya aktivitas manusia, namun pada akhirnya, kita semua sama-sama mencari ketenangan dan kedamaian dalam hidup ini.

